contoh makalah yang benar
MAKALAH
BOLA BESAR
Nama :
Sirli Amalia
Kelas : XI
IPA 4
No Absen :
28
SEKOLAH
MENENGAH ATAS NEGERI 4 PEKALONGAN
Jalan Hos Cokroaminoto 383 A PEKALONGAN 51135 '
(0285) 432621
Website
:www.sman4-pekalongan.sch.id
Daftar Isi
Halaman judul................................................................................. i
Daftar isi......................................................................................... 2
Kata pengantar............................................................................... 3
Bab I pendahuluan......................................................................... 4
Bab II pembahasan......................................................................... 5
Bab III penutup............................................................................ 14
Daftar pustaka.............................................................................. 15
Lampiran...................................................................................... 16
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih
lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya,
yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah tentang permainan bola besar untuk anak-anak .
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang permainan bola besar untuk anak-anak dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang permainan bola besar untuk anak-anak dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Pekalongan, 7 Desember 2016
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Secara umum pengertian olahraga adalah sebagai salah satu aktivitas fisik
maupun psikis seseorang yang berguna untuk menjaga dan meningkatkan kualitas
kesehatan seseorang setelah olahraga. “Olahraga” berasal dari bahasa Perancis
Kuno desport yang bermakna “kesenangan”, serta pengertian berbahasa Inggris
tertua ditemukan seputar tahun 1300 yakni “segala hal yang mengasyikkan serta
menghibur untuk manusia”. Olahraga adalah satu diantara sumber utama dari
hiburan karenanya ada pendukung olahraga yang umumnya terbagi dalam beberapa
besar orang dan bisa disiarkan lebih luas lagi lewat tayangan olahraga.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa yang
dimaksud dengan permainan bola voli?
1.2.2 Apa yang
dimaksud dengan permainan bola basket?
1.2.3 Apa yang
dimaksud dengan permainan sepak bola?
1.3 Tujuan Penulisan
1.3.1 Agar pembaca
mengetahui apa yang dimaksud dengan permainan bola voli.
1.3.2 Agar pembaca
mengetahui apa yang dimaksud dengan bola basket.
1.3.3 Agar pembaca
mengetahui apa yang dimaksud dengan permainan sepak bola.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PERMAINAN BOLAVOLI
a.
Sejarah Permainan Bola Voli
Permainan bola voli diciptakan oleh
William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur). William B
Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain
Association (MCA).
Permainan bola voli di Amerika sangat
cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA mengadakan kejuaraan bola
voli nsional.
Kemudian permainan bola voli ini
menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola voli
dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun
1984 didirikan Federasi Bola Voli
Internasional atau Internationnal Voli Ball Federation (IVBF) yang waktu
itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Permainan bola voli sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
Permainan bola voli sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
1. tidak
memerlukan lapangan yang luas.
2. Mudah
dimainkan.
3. Alat-alat
yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
4. Permainan
ini sangat menyenangkan.
5. Kemungkinan
terjadinya kecelakaan sangat kecil.
6. Dapat
dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
7. Dapat
di mainkan banyak orang
Permainan
bola voli masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun
1928). Perkembangan permainan bola voli di Indodesia sangat cepat. Hal
ini terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta.
Sampai sekarang permainanbola voli termasuk
salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.
Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola
Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah
adanya induk organisasi bola voli ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei
1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.
Dengan melihat perkembangan permainan bola voli yang begitu pesat
sangatlah tepat bila pemerintah memilih permainan bola voli sebagai
olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya pada umumnya permainan bola voli
sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada anak-anak didik.
Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli.
b. Teknik Dasar Permainan Bola Voli
1.
Pengertian Teknik
Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian
suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam
cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli).
Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan
mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian
prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau
pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki (Suharno, HP, 1983 : 3).
2.
Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga
a.
Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
b.
Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
c.
Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan. (Suharno,
HP. 1982:30).
d.
Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan
(Engkos Kosasih, 1984 : 109).
3.
Teknik Penguasaan Bola
Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain
setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing
atas secara baik dan benar dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus
dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan benar-benar dapat menguasai
teknik penguasaan bola dengan baik dan terus menerus, (Dleter
Beullteshtahl. 1986 : 9).
Agar dapat bermain bola voli
dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat menguasai teknik
penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan
latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik
dan benar.
4.
Passing Bawah
Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya
rendah, baik untuk dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan
ke lapangan lawan melewati atas jaring atau net.
5.
Passing Atas
Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau
mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas
diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di depan kepala (Aip Syarifuddin,
1997 : 69).
Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan
passing bawah pada saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada,
sedangkan passing atas digunakan apabila bola datangnya di atas atau melambung.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk menerima bola service lebih baik
dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan passing atas, karena
kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.
6.
Service Bawah
Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service
dengan memukul bola dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola
dalam permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 70).
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku
diluruskan dan ayunan tangan dari belakang ke depan melalui samping badan,
salah satunya tangan memegang bola dan bola tersebut dilambungkan baru dipukul.
Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh pemain pemula.
7.
Service Atas
Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service
dengan memukul bola dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam
permainan (Aip Syarifuddin, 1997 : 53).
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau
dua tangan, tinggi lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan
pribadi pemain. Namun pada prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan
sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh rangkaian gerakan memukul menjadi
satu gerakan yang tidak terputus-putus.
8.
Service Samping
Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service
dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang
tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun
pelaksanaan service samping adalah service berdiri menyamping dengan tubuh
bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua tanga
bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan
diliukkan ke belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping
kanan, begitu bola lepas dari tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan
bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas,
pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan dan
gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras
dan topspin.
9.
Service Lompat
Service lompat adalah cara melakukan pukulan permulaan di daerah service
dengan melompat setelah bola dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan
(Aip Syarifuddin, 1997 : 59). Service lompat dilakukan dengan bola dilambungkan
dengan satu atau dua tangan. Begitu bola dilambungkan diikuti dengan melompat
dan diusahakan bola berada di atas depan kepala. Bila bola telah berada di atas
depan kepala maka segeralah tangan kanan dipukulkan pada bola secepatnya.
10.
Smash (Spike)
Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan
keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan
apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat (Aip Syarifuddin, 1997 :
58). Pada teknik smash inilah letak seninya permainan bola voli , apabila
pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau mereka harus
menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah
smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai
kemampuan memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli akan
dapat melakukan berbagai variasi smash apabila pemain tersebut menguasai teknik
dasar smash secara baik dan benar.
11.
Membendung
Membendung (Bloking) adalah bentuk gerakan seseorang atau beberapa orang
pemain yang berada didekat net/pemain depan (Aip Syarifuddin, 1997 : 58).
Tujuan untuk menutupi atau membendung datangnya bola dari lapangan lawan,
caranya dengan menjulurkan kedua tangan ke atas dengan ketinggian yang kanan
lebih tinggi dari tepian atau bibir net.
Selama melakukan blocking perhatian harus terus menerus kepada bola, posisi
smasher terhadap bola dan pendangan mata dari pada smasher. Untuk menyesuaikan
terhadap arah datangnya smash, maka perlu mengadakan langkah atau step ke
samping kiri atau ke kanan dengan maksud agar setiap saat dapat melompat ke
atas untuk melakukan blocking.
c. Perasarana Permainan Bola Voli
1.
Lapangan dan Ukurannya
Lapangan permainan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran
panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis
daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas
dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari
5 cm. lapangan permainan bola voli terbagi menjadi dua bagian sama besar
yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis
tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing
lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.
Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan
garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.
2.
Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis
akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20
cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis
pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan
daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.
3.
Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli berukuran tidak lebih dari 9,50
meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring
berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24
meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.
4.
Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.
5.
Bola
Bola harus bulat
terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian
dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau
kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada
bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan
standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2 (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2 (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).
6.
Pemain
Jumlah pemain dalam
lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai
pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12
pemain, saru coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis,
kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda
dalam score sheet.
Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti. Bola Voli
Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti. Bola Voli
BOLA BASKET
Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan
masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan
memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton
karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan
yang relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif
karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga
bola yang lain, seperti voli dan sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain
basket, yaitu : 1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak
poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan, 2) Defense, pemain yang tugas
utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan
bola, dan 3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan
mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.
Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh
penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi
lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang
diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di
Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan National
Basketball League (NBL) di Indonesia.
a. Sejarah Bola Basket
Basket dianggap
sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru
olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal
Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di
YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus
membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada
masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang
pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang
sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15
Desember 1891.
Menurut cerita,
setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok
untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa
peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang
olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya
itu.
Pertandingan resmi
bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di
tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah
seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat.
Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat.
Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara
bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah
sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah
melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan
dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
b. Lapangan, Waktu, dan Jumlah Pemain
Bola Basket
Lapangan bola basket berbentuk persegi
panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter
untuk standar National
Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan
basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola
basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah
wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee
sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika
berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket Internasioanl. Versi National
Basketball Association waktu bermain adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak
4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada
akhir pertandingan harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi
selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat
waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam
permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 -
650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan,
maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan
pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam
adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul
bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah
sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu
0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1
meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada
lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter.
Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang
garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
SEPAK BOLA
Dari
peninggalan-peninggalan sejarah, kita mengenal beberapa sebutan untuk sepak
bola. Pada zaman Cina Kuno semasa pemerintahan Dinasti Han, sepak bola dikenal
dengan istilah "tanchu". Di Italia pada Zaman Romawi, dikenal
sebagai "Harpartun". Di Perancis, yang selanjutnya menyebar ke
Normandia dan Britania Raya, dikenal dengan "Choule". Di Yunani Kuno,
dikenal istilah "Epishyros" dan di Jepang dikenal istilah
"Kemari". Pada tanggal 26 Oktober 1863, didirikan sebuah badan yang
disebut "English Football Association". Kemudian tanggal 8 Desember
1863 lahirlah peraturan permainan sepak bola modern yang disusun oleh badan
tersebut, yang dalam perkembangannya mengalami perubahan. Atas inisiatif Guerin
(Perancis), pada tanggal 21 Mei 1904 berdirilah federasi sepak bola
internasional dengan nama "Federation International de Football
Association" (FIFA). Dan pada tahun 1930, diselenggarakan kejuaraan dunia
sepak bola pertama di Montevideo, Uruguay. Di Indonesia sendiri, tanggal 19
April 1930 dibentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di
Yogyakarta dengan dukungan seluruh bond-bond.
1. Pengertian Sepak Bola
Sepak bola adalah
olahraga permainan yang dilakukan oleh dua tim berlawanan di atas lapangan
berbentuk persegi empat dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan. Para
pemain dapat dapat menggunakan seluruh bagian tubuh, kecuali tangan, dalam permainan
ini. Pemain menggunakan kaki untuk menendang, menggiring, mengoper, dan menahan
bola. Satu-satunya pemain yang boleh memegang bola dengan tangan adalah penjaga
gawang.
2. Perlengkapan
Permainan
Perlengkapan permainan sepak bola meliputi bola sepak, lapangan, dan
perlengkapan permainan.
a. Bola Sepak
Bola yang digunakan dalam permainan sepak bola memiliki ketentuan sebagai
berikut :
a) Berbentuk bulat
b) Terbuat dari kulit
atau jenis lainnya yang sesuai
c) Garis lingkar bola
tidak lebih dari 70 cm, minimal 68 cm
d) Berat tidak lebih dari
450 gram dan tidak kurang dari 410 gram pada saat pertandingan dimulai
e) Tekanan bola antara
0,6 – 1,1 atmosfer (600 – 1100 g/cm)
b. Lapangan
Lapangan sepak bola berbentuk empat persegi panjang dan tertutup dengan rumput
pendek tetapi rapat panjang lapangan 100 m – 110 m dan lebar 64 m – 75 m.
daerah di luar lapangan, sekitar 4 m dari garis luar lapangan, tidak
diperbolehkan untuk penonton.
a) Tanda perbatasan
Garis-garis batas dari kapur putih harus
jelas dengan lebar 12 cm. bendera sudut dibuat dari kain yang mudah dilihat.
Tinggi tiang bendera tidak boleh kurang dari 1,5 meter.
b) Daerah gawang
daerah gawang adalah
daerah sekitar gawang tempat penjaga gawang boleh memegang bola. Daerah ini
berada di depan gawang dengan jarak 5,5 m dari tiang gawang ke arah sudut
lapangan.
c) Daerah tendangan
hukuman
daerah tendangan hukuman berada
disekitar gawang dengan jarak 16,5 m dari tiang gawang.
d) Gawang
tinggi gawang 2,44 m diukur dari tanah, lebar gawang 7,32 m.
c. Perlengkapan pemain
Setiap pemain harus mengenakan kaus,
celana pendek, kaus kaki, pelindung tulang kering, dan sepatu yang sesuai.
Pelindung tulang kering wajib digunakan saat pertandingan dan latihan untuk
mencegah cidera. Kaus kaki hendaknya menutupi seluruh pelindung tulang kering.
3. Peraturan Permainan Sepak
Bola
Peraturan dan hukum sepak bola
telahditentukan dan diterbitkan oleh FIFA. Berikut ini adalah beberapa contoh
peraturan permainan sepak bola
Jumlah pemain
a. Berikut ini peraturan tentang jumlah
pemain sepak bola.
a.
Pertandingan dimainkan oleh dua regu yang masing – masing terdiri atas 11
pemain.
b.
Pergantian pemain maksimal 3 orang dalam suatu permainan.
c.
Dalam pertandingan lain, pergantian dapat dilakukan sampai 5 orang pemain.
d.
Pemain dapat bertukar posisi dengan penjaga gawang,asalkan mendapat
persetujuan wasit sewaktu pertandingan sedang berhenti atau bola mati.
b. Lama Waktu pertandingan
Pertandingan berlangsung 2 x 45 menit diselingi
waktu istirahat 15 menit. Lama waktu pertandingan tidak dihitung dalam kasus
berikut ini.
a.
Pergantian pemain
b.
Pemain cidera dan harus dibawa ke luar lapangan
c.
Kasus lainnya.
c. Bola di Dalam dan di Luar
Lapangan
Bola dianggap keluar dan
menghentikan pertandingan bila melintas garis batas baik di tanah maupun saat
melayang di udara. Permainan dihentikan oleh wasit.
d. Bola Masuk atau Tidak
Masuk Gawang
Bola masuk ke gawang jika
telah melewati garis batas gawang. Bola yang masih berada di garis batas gawang
dinyatakan tidak masuk gawang.
e. Offside
Offside terjadi
ketika seorang pemain mengoperkan bola ke arah pemain satu tim tanpa ada lebih
dari satu pemain lawan yang berada diantara pemain penerima operan dan gawang
lawan. Offside dinilai saat bola ditendang, bukan saat diterima.
f. Tendangan Penalti
Tendangan penalti
diberikan ketika tim bertahan melakukan pelanggaran yang menyebabkan pemberian
hukuman berupa tendangan langsung di dalam kotak pinalti. Semua pemain, kecuali
penjaga gawang dan penendang, harus berada di luar kotak pinalti
sekurang-kurangnya 9-15 mdari titik penalti. Penjaga gawang harus berdiri di
garis gawang sampai bola ditendang.
g. Hukuman
Pemain
Kartu kuning atau
kartu merah bisa dikeluarkan oleh wasit jika pemain bertindak kasar, melakukan
kesalahan serius, atau menggunakan bahasa kasar. Kartu kuning adalah sebagai
tanda peringatan dan kartu merah adalah pengeluaran pemain dari pertandingan.
h. Lemparan Ke dalam (Thtow
in)
Lemparan ke dalam digunakan
untuk memulai lagi permainan setelah bola keluar melewati garis pinggir.
Lemparan ke dalam dilakukan dari titik tempat bola melintasi garis oleh tim
yang tidak menendang bola melewati garis pinggir.
4. Teknik-Teknik Dasar Sepak Bola
a.
Sebelum mempelajari teknik bermain bola, terlebih dahulu kalian harus
mengenal sifat-sifat bola.
b.
Menggulir-gulirkan bola di tempat, ke depan dan belakang,menggunakan kaki
dengan sol sepatu dan kaki lainnya berada di tanah.
c.
Menggulir-gulirkan bola dengan berjalan atau berlari.
d.
Menimang-nimang bola dengan kura-kura kaki penuh.
e.
Menimang-nimang bola dengan paha.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Permainan bola besar
adalah salah satu cabang olahraga permainan yang menggunakan bola besar.
Jenis-jenis permainan bola besar di antaranya voli, basket dan sepak bola.
3.2 Saran
Dalam permainan bola basket, voli maupun sepak bola kita harus menjunjung
tinggi sportivitas agar tercipta permainan yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
Readmore: http://olahragasmakesatrian01semarang.webnode.com/materi-penjasorkes/a2-permainan-olahraga/sepak-bola/
Create your own website for free: http://www.webnode.com
Create your own website for free: http://www.webnode.com
LAMPIRAN



Comments
Post a Comment